Kamis, 05 Oktober 2017 09:18

Bareskrim Sebut 18 Puskesmas di Jakarta yang Baru Diresmikan Terindikasi Korupsi Featured

Bareskrim Sebut 18 Puskesmas di Jakarta yang Baru Diresmikan Terindikasi Korupsi Bareskrim Polri
PROKLAMASI.co.id - Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipikor) Bareskrim Mabes Polri mengatakan 18 Puskesmas yang diresmikan Gubernur DKI Jakrta Djarot Saiful Hidayat pada Rabu (4/10/2017), terindikasi korupsi. Saat ini, penyelidikan dugaan korupsi pembangunan 18 Puskesmas tersebut masih berlanjut.
 
"Masih tahap penyelidikan ya, belum penyidikan. Sekarang sedang dalam proses koordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)," kata Wakil Direktur Tipikor Mabes Polri, Erwanto Kurniadi, Rabu (4/10/2017).
 
Makanya, kata Erwanto, pihaknya juga belum masuk dalam tahap menentukan siapa yang paling pantas dijadikan tersangka.
 
Tapi saat ini penyidik sedang memastikan apakah ada perbuatan melawan hukum dan kerugian negara dalam pembangunan 18 Puskesmas tersebut.
 
Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat meresmikan 18 Puskesmas itu pada Rabu (4/10/2017) siang.
 
Djarot meresmikannya secara simbolis di Puskesmas Kecamatan Kramatjati, Kota Administrasi Jakarta Timur, Rabu (4/10/2017).
 
"18 Puskesmas ini merupakan program unggulan dalam RPJMD 2013-2017 sebagai komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mendukung upaya pelayanan kesehatan perorangan yang optimal, preventif, kuratif dan rehabilitatif, dapat diselesaikan tepat waktu," kata Djarot.