Senin, 16 Oktober 2017 11:46

Bentak-bentak Pegawai Rumah Sakit, IDI Akan Polisikan LSM KPK Featured

Bentak-bentak Pegawai Rumah Sakit, IDI Akan Polisikan LSM KPK Persekusi oleh LSM KPK
PROKLAMASI.co.id - Sebuah video tentang adanya keributan di sebuah lobi rumah sakit viral di media sosial. Dalam video yang diketahui terjadi di RS Arya Medika Tangerang itu, sejumlah pria berkemeja hitam berlambang "KPK" membentak-bentak petugas rumah sakit.
 
Lambang KPK di kemeja sejumlah pria tersebut menyerupai lambang Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia. Anggota LSM itu menuduh penanganan yang buruk pihak rumah sakit telah menyebabkan seorang pasien meninggal dunia.
 
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) pun merespon kejadian tersebut dengan melaporkan LSM Komunitas Pengawas Korupsi (KPK) ke polisi.
 
"Kami akan proses secara hukum soal kasus persekusi terhadap teman-teman kesehatan kami. Kami akan buat LP, tapi ternyata polisi kan juga pro-aktif juga kan," ujar Sekjen IDI, Adib Khumaidi, Senin (16/10/2017).
 
Ia mengatakan tindakan yang dilakukan LSM KPK tanpa melalui konfirmasi kepada pihak rumah sakit.
 
"Jadi yang menjadi sorotan kami di sini ada dua. Tindakan persekusi itu dan penggunaan logo institusi negara dengan sembarangan," kata dia.
 
Adib mengatakan bawah meninggalnya seorang pasien saat dalam perjalanan menuju rumah sakit rujukan bukan disebabkan karena penanganan rumah sakit yang tak sesuai prosedur.
 
"Pasien pada saat itu sudah dalam keadaan koma. Awalnya pasien dirawat di RS Hermina Bitung dan dirujuk ke RS yang lebih lengkap alat medisnya," kata Adib.
 
Menurut Adib, saat itu petugas RS Arya Medika telah menjelaskan bahwa peralatan kesehatan di tempat itu terbatas dan segera merujukkan si pasien ke RS Sari Asih Tangerang.