Kamis, 28 September 2017 12:57

Curiga Kongkalikong dengan Novanto, KCB Akan Laporkan RS Premier ke Kemenkes Featured

Curiga Kongkalikong dengan Novanto, KCB Akan Laporkan RS Premier ke Kemenkes Foto Setya Novanto terbaring di RS Premier
PROKLAMASI.co.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga saat ini belum bisa memeriksa Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto (SN) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek e-KTP. Novanto saat ini disebut-sebut sedang dirawat di Rumah Sakit Premier Jatinegara, Jakarta Timur, akibat menderita penyakit vertigo.
 
Namun, apa yang diderita Setya Novanto itu tidak serta merta membuat publik percaya. Publik curiga Ketua DPR RI itu hanya pura-pura sakit untuk menghindari pemeriksaan KPK dalam kasus yang menjerat dirinya.
 
Bahkan, foto Setya Novanto sedang terbaring dipenuhi alat medis di rumah sakit Premier dicurigai sebagai foto hoax alias bohong.
 
Sebab itu, Komunitas Cinta Bangsa (KCB) berencana akan melaporkan RS Premier ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) agar dikakukan audit terhadap rumah sakit tersebut. Laporan akan dilakukan pada Jumat (29/9/2017) besok.
 
"Sudah sepekan lebih SN numpang "bobo" di RS Ramsay Primier Jatinegara. Publik curiga, unggahan foto di sosmed adalah Hoax. Maka kami mendesak Kemenkes RI melakukan audit terhadap RS Primier agar tkdak ada hoax yang disengaja," kata Ketua Komunitas Cinta Bangsa (KCB), Imam Rahmatullah kepada Proklamasi.co.id pada Kamis (28/9/2017).
 
KCB curiga ada kongkalikong Setya Novanto dengan pihak RS Premier agar tidak diperiksa KPK terkait kasus e-KTP.
 
"Bersama dengan ini Komunitas Cinta Bangsa akan melaporkan RS Primier ke pihak Kemenkes untuk melakukan audit kinerja RS Primier Jatinegara  yang ditengarai kongkalikong melindungi SN agar tidak dipanggil paksa KPK," pungkasnya.