Selasa, 03 Oktober 2017 07:14

Dua Kali Mangkir, Polisi Akan Panggil Paksa Bendahara Saracen Featured

Dua Kali Mangkir, Polisi Akan Panggil Paksa Bendahara Saracen Tersangka kasus Saracen

PROKLAMASI.co.id - Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri akan memanggil paksa bendahara Saracen bernama Mirda alias Retno. Pasalnya, Retno sudah dua kali mangkir dari panggilan penyidik. Ia seharusnya diperiksa pada Senin (2/10/2017).

"Bendahara Saracen tidak datang lagi. Berikutnya dia akan dipanggil paksa," kata Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Irwan Anwar, Senin (2/10/2017).

Irwan mengatakan Retno diperiksa sebagai saksi. Hanya saja dia tak pernah datang dan pada pemeriksaan ketiga nanti pihaknya akan memanggil paksa yang bersangkutan.

Keterangan Retno, penting karena terkait dengan pendanaan kelompok Saracen.

"Yang diutamakan untuk diperiksa yaitu Retno dan Asma Dewi (sudah ditahan) yang juga sebagai bendahara Tamasya Al Maidah," sambung Irwan.

Sementara itu Kepala Subbagian Operasi Satuan Tugas Siber Dittipidsiber Bareskrim AKBP Susatyo Purnomo mengatakan pihaknya juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua sosok lainnya terkait kasus ini.

Mereka adalah Dwiyadi dan Riandini. Menurutnya kedua sosok tersebut diduga mengetahui aktivitas Saracen walau tidak masuk dalam struktur kepengurusan Saracen.

"Mereka tidak masuk di dalam struktrur, tapi diduga mengetahui," kata Susatyo saat dihubungi.

Dia juga menambahkan jika tersangka utama dalam kasus ini, Jasriadi, dinyatakan sehat oleh dokter secara kejiwaan.