Polri: 5.000 Senjata Bukan Untuk Serbu, Tapi Melumpuhkan Featured

Selasa, 26 September 2017 10:18
Polri: 5.000 Senjata Bukan Untuk Serbu, Tapi Melumpuhkan Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto

PROKLAMASI.co.id - Mabes Polri mengakui telah memesan 5.000 pucuk senjata api ke PT Pindad. 5.000 pucuk senjata api itu dipesan untuk kebutuhan Polri.

"Dari Pindad hanya sanggup 5.000 pucuk (senjata)," kata Kadivhumas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta, Senin (25/9/2017).

Setyo menjelaskan, Polri sebenarnya memesan 15.000 pucuk senjata. Namun, PT Pindad hanya sanggup 5.000 pucuk senjata. sehingga Polri sedang mencari pemasok lain untuk memenuhi kebutuhan 10 ribu pucuk senjata lagi.

"Yang 10 ribu pucuk harus dicari dari luar (negeri)," katanya.

Setyo juga menuturkan, pengadaan 15.000 pucuk senjata itu menggunakan anggaran yang sudah disetujui dalam APBN Perubahan.

"Ya betul. Itu dari APBNP," katanya.

Ia menjelaskan senjata yang dibeli Polri bukan merupakan senjata serbu, tetapi merupakan senjata yang dapat melumpuhkan yang digunakan untuk keperluan penegakan hukum. "Spesifikasi teknis bukan untuk senjata serbu tapi untuk melumpuhkan," katanya.