Prof Komarudin Sebut Maraknya Radikalisme Saat Ini Akibat Kebijakan SBY Featured

Senin, 21 Agustus 2017 10:05
Prof Komarudin Sebut Maraknya Radikalisme Saat Ini Akibat Kebijakan SBY Komaruddin Hidayat

PROKLAMASI.co.id – Mantan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Komaruddin Hidayat mengatakan maraknya radikalisme di era Presiden Joko Widodo tidak terjadi begitu saja. Menurutnya, hal ini merupakan akibat kebijakan Presiden sebelumnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang membiarkan kelompok-kelompok tersebut.

"Pak SBY itu kan Presiden yang motonya zero enemy. Dia enggak mau konflik dengan siapapun. Jadi ketika jelas ada radikalisme dan pelanggaran, dibiarkan saja," jelas Komarudin di acara Sarasehan Kebangsaan, dengan tema Saya Indonesia, Saya Pancasila, di Gereja Kristen Indonesia (GKI), Jakarta, Minggu (20/8/2017).

Cendekiawan muslim itu mengatakan, pembiaran terhadap sikap ekstrem oleh SBY itu mengakibatkan ekstremisme di Indonesia berkembang besar dan terasa pada pemerintahan Jokowi.

Pria yang akrab disapa Prof Komar ini menganalogikannya dengan kebakaran. Jika ada yang membakar, tapi sekelilingnya membiarkan, maka api tersebut menjadi besar.

"Ada ungkapan klasik begini, kelompok minoritas radikal itu ada karena ada mayoritas yang membiarkan itu terjadi," ucap Komarudin.

Ketika sudah besar, persoalan radikalisme menjadi lebih sulit diatasi. Tantangan itulah yang kini dihadapi pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla.