Soal Isu Pengadaan Senjata, Try Sutrisno: Sudah Selesai, Jangan Mudah Dipecah Belah Featured

Rabu, 27 September 2017 10:14
Soal Isu Pengadaan Senjata, Try Sutrisno: Sudah Selesai, Jangan Mudah Dipecah Belah Try Sutrisno

PROKLAMASI.co.id - Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno mengatakan isu pengadaan senjata yang disampaikan oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo tak perlu menjadi polemik. Pasalnya, isu tersebut sudah diklarifikasi oleh Menko Polhukam, Wiranto. Try mengimbau setiap institusi dan masyarakat agar tidak mudah terpecah belah.

"Sudah selesai itu. Yang penting jangan korbankan rasa persatuan dan kesatuan kita. Jangan kita mudah dipecah belah," kata Try di Dharmawangsa Hotel, Jakarta Selatan, Selasa (26/9/2017).

Isu pengadaan senjata itu, kata Try, telah selesai dan tak harus menjadi masalah yang berkepanjangan. Menurutnya, saat ini bukan waktu yang tepat untuk saling ribut satu sama lain.

"Khususnya di alam global ini, orang Indonesia harus menampilkan jati dirinya, baru kamu bisa merdeka. Kalau tidak, kamu bisa jadi dijajah lagi. Sekarang kita utuh membangun, saling mengingatkan, yang keliru diingatakan. Yang baik diteruskan, yang jelek ditinggalkan. Terus begitu," tuturnya.

Try menilai masih banyak isu lain yang semestinya mendapat perhatian dari pemimpin dan masyarakat Indonesia. Isu kesejahteraan menurutnya justru menjadi isu paling penting untuk dibicarakan.

"Jangan (mau) di-provoke, itu selesai, silakan selesai. Membangun pertanian, rakyat kecil agar sejahtera. Jangan ngomong yang tidak efektif, yang berguna bagi masyarakat itu mendidik," imbuhnya.

Isu ini mulai ramai diperbincangkan di media sosial setelah adanya rekaman pernyataan Panglima TNI yang menyebut adanya pengadaaan senjata ilegal. Namun belakangan isu itu diklarifikasi oleh Menko Polhukam Wiranto bahwa senjata itu diadakan untuk keperluan sekolah intel.