Warga Rusun Pulogebang yang Bubarkan Acara Kebaktian Akhirnya Minta Maaf Featured

Minggu, 24 September 2017 19:14
Warga Rusun Pulogebang yang Bubarkan Acara Kebaktian Akhirnya Minta Maaf Kepala Unit Pengelola Rusun Pulogebang, Ageng Darmintono
PROKLAMASI.co.id - Warga Rusun Pulogebang, Nasoem Sulaiman alias Joker akhirnya meminta maaf setelah aksinya membubarkan ibadah kebaktian anak-anak viral di media sosial dan mendapat kecaman dari publik.
 
"Tadi sudah menyatakan menyesal, meminta maaf, dan tidak akan mengulangi lagi," ujar Kepala Unit Pengelola Rusunawa Pulogebang Ageng Darmintono, Minggu (24/9/2017).
 
Dikatakan Ageng, Joker merupakan warga rusun yang bekerja sebagai tukang bangunan. Ketika lewat di lantai 3 Blok F, Joker secara spontan membubarkan ibadah kebaktian anak-anak yang saat itu sedang berlangsung.
 
Ageng mengatakan saat itu Joker sedang membawa alat kerjanya seperti gergaji, linggis, palu, sama kampak.
 
"Saudara Joker ini secara spontan membubarkan acara tersebut karena dinilai mengganggu," kata Ageng.
 
Ageng menyayangkan sikap Joker yang berbuat seperti itu kepada warga. Seharusnya dia memberi kesempatan kepada warga yang ingin beribadah.
 
Masalah ini sudah dimediasi oleh Kepala Dinas Perumahan DKI Jakarta Agustino Darmawan, kepolisian, dan tokoh masyarakat setempat. Joker dan warga setempat pun sudah berdamai.