Kamis, 15 Maret 2018 12:27

FORMASI: Jangan Kotori Masjid dengan Politik Praktis Featured

FORMASI: Jangan Kotori Masjid dengan Politik Praktis Ilustrasi
PROKLAMASI.co.id - Forum Rembuk Masjid Indonesia (FORMASI) mengimbau kepada para takmir masjid untuk mencegah adanya upaya polisitisasi masjid oleh para politisi yang haus kekuasaan.
 
Hal itu disampaikan oleh Ketua FORMASI, Gus Sholeh dalam pidatonya di acara Silaturrahmi Akbar Takmir Masjid se Jabodetabek di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (15/3/2018).
 
"Mari jaga masjid kita jangan sampai dikotori oleh oknum-oknum yang berkepentingan sesaat demi kekuasaan untuk menguasai masjid kita," kata Gus Sholeh.
 
Gus Sholeh mempersilakan siapa pun masuk masjid. Dia minta agar masjid tidak jadi sumber pemecah belah umat karena perbedaan pilihan politik.
 
"Jangan karena perbedaan politik itu cenderung pada salah satu partai, maka jamaahnya terpecah belah," ujarnya.
 
Islam, lanjut Gus Sholeh, adalah agama yang rahmatal lil 'alamin. Jadi, sudah seharusnya Islam memberikan kesejukan kepada seluruh umat manusia tanpa terkecuali.
 
"Nilai-nilai islam yang pertama itu rahmatal lil alamin. Islam itu bukan hanya rahmatal lil, muslimin. Jadi siapapun yang masuk ke masjid adem dan tentram," ujarnya.
 
Gus Sholeh kemudian mengungkapkan fenomena saat ini di mana ada kelompok tertentu yang suka mengkafir-kafirkan saudara seagamanya.
 
"Dulu yang belum islam diislamkan yang belum lurus diluruskan. Sekarang, yang islam dikafirkan, yang kafir dimusuhi bukan dirangkul hanya karena perbedaan," ungkapnya.