Senin, 09 Oktober 2017 13:53

Jokowi Sebut Soliditas Polri dan TNI Jadi Kunci Kondusifitas Pilkada Featured

Jokowi Sebut Soliditas Polri dan TNI Jadi Kunci Kondusifitas Pilkada Presiden Joko Widodo
PROKLAMASI.co.id - Dalam acara Apel Kasatwil 2017 di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Presiden Joko Widodo berharap Polri dan TNI solid menjaga kondusifitas Pilkada Serenrak 2018 mendatang.
 
Ia mengatakan, aparat keamanan harus mempersiapkan secara detil lokasi potensi rawan dalam Pilkada 2018 agar suasana terjaga.
 
"Jadi menjelang 2018 juga menuju 2019 betul-betul pengamanan dipersiapkan secara detil. Pemetaan potensi friksi harus punya," kata Jokowi, Senin (9/10/2017).
 
Menurutnya, dari pengalamannya mengkuti Piwalkot, Pilgub, hingga Pilpres, kondisi gelaran pemilihan umum bisa dilihat dari bebagai hal, salah satunya solidnya hubungan TNI dan Polri.
 
"Kalau saya kunci hanya satu, dilihat masyarakat, dilihat kontestan kandidiat dan pendukungnya, dilihat TNI dan Polri solid, sudah, rampung," terang Jokowi.
 
"Oleh sebab itu saya sampaikan kepada seluruh jajaran Polri, bahwa politik Polri adalah politik negara juga. Semua loyal dan setia pada negara, kepada rakyat, kepada pimpinan. Kalau itu kita kerjakan, selesai, tidak akan ada yang berani macem-macem. Saya yakini itu," imbuhnya.
 
Selain itu Presiden juga menyebutkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian meningkat menjadi 4 besar atau 78%. Ia berharap capaian itu bisa lebih ditingkatkan dengan digitalisasi sistem pelayanan publik agar tidak menyulitkan masyarakat.
 
"Tapi saya tidak mau Kapolri berhenti di angka ini. Naikkan di atas 80. Diharapkan betul-betul ada public trust. InI (kepercayaan) harganya mahal," pungkas Presiden.
 
Menanggapi hal itu Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian mengatakan pihaknya memang perlu terus membangun hubungan dengan TNI. Selain itu juga melakukan pendekatan ke berbagai pihak yang terkait Pilkada.
 
"Pak Presiden memberi garis bawah, hubungan Polri dan TNI mutlak harus baik di segala jajaran, karena TNI dan Polri pilar utama negara ini. Kalau tegak dan solid NKRI kuat," kata Tito.