Selasa, 03 Oktober 2017 12:08

Aneh, Khaththath Minta Polisi Tangkap Patung Tani di Menteng Featured

Aneh, Khaththath Minta Polisi Tangkap Patung Tani di Menteng Muhammad Al Khaththath
PROKLAMASI.co.id - Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al Khaththath meminta polisi untuk menangkap patung Tani di Menteng Jakarta Pusat. Menurut Khaththath, patung tersebut telah melanggar Undang-Undang karena membawa senjata di muka umum.
 
Khaththath menyebut patung tersebut telah melanggar Undang-Undang darurat. Ia heran sama polisi karena telah berpuluh-puluh tahun patung tersebut tetap dibiarkan, tidak pernah ditangkap.
 
"Bapak Tani tuh, bersejata. Kan ada Undang-undangnya, Undang-Undang darurat yang melarang membawa senjata kan. Kalau kita bawa senjata di bis, dirazia oleh polisi kan, ditangkap kita. Lah itu senjatanya dibawa berpuluh-puluh tahun ditaruh di belakangnya. Lah kok gak ditangkap-tangkap oleh polisi. Ini patung melanggar Undang-Undang darurat tentang membawa senjata di depan umum. Itu kan di depan umum banget," kata Al Khaththath sebagaimana Proklamasi kutip dari video yang tersebar di media sosial.
 
Video pernyataan Khaththath tersebar di media sosial dan menjadi viral. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah diskusi dengan tema "Lawan Komunis Gaya Baru".
 
Dalam video tersebut, terlihat penyelenggara acara adalah FKPPI. Hadir juga sebagai pembicara adalah Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Haji Lulung.
 
Video tersebut langsung mendapat respon dari netizen. Mayoritas netizen menganggap pernyataan tersebut sebagai ketidakwarasan berpikir.
 
"Perundang2an di Indonesia paling hebat, selain berlaku untuk manusia jg berlaku untuk patung," tulis aku  Twitter bernama April.
 
Netizen lainnya menyebut khaththath tidak bisa bedakan antara senjata dan patung berbentuk senjata.
 
"Anjirrr.. wkwkw. Apaan nya yg senjata? Dia kaga bs bedain mana senjata mana patung bentuk senjata. Pantesan pada bego pengikut nya," tulis akun @miminksuryadi.